Hakikat Kesabaran

Published 21 Maret 2008 by syifasalsabila
Hakikat Kesabaran
Oleh : Arina Zidkiyah

”Ada orang-orang yang bersabar dalam kesulitan, penderitaan, dan dalam peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar imannya dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa.” (QS Al-Baqarah [2]: 177).

Pada tahun ke-12 kenabian Rasulullah mengalami puncak ujian yang menuntut kesabaran luar biasa. Kematian dua orang yang sangat dicintainya, Siti Khadijah dan Abu Thalib, membuat penderitaan Rasulullah kian sempurna. Sepertinya saat itulah semuanya akan berakhir. Namun, sejarah membuktikan justru itulah awal dari kemenangan Islam. Allah memerintahkan Rasulullah dan para sahabat-Nya hijrah ke Madinah. Di sanalah Allah memberikan pertolongan, dan di kemudian hari mereka kembali ke Makkah dengan kemenangan yang besar.

Hakikat kesabaran adalah menahan diri dari sifat gundah dan emosi yang belebihan, menahan lisan dari berkeluh kesah, dan menerima ujian dari-Nya dengan lapang dada. Kesabaran merupakan karakter utama orang beriman. Allah berfirman, ”Hai orang-orang yang beriman, mintalah pertolongan kepada Allah dengan sabar dan shalat, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” (Al-Baqarah [2]: 153).

Hubungan kesabaran dengan keimanan ibarat kepala dengan jasad. Tidak sempurna keimanan seseorang apabila tidak disertai kesabaran. Rasulullah bersabda, ”Sungguh menakjubkan perkaranya orang yang beriman, karena segala urusannya adalah baik baginya. Dan hal yang demikian itu tidak akan terdapat kecuali hanya pada orang mukmin; yaitu jika ia mendapatkan kebahagiaan, ia bersyukur, karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut merupakan yang terbaik untuknya. Dan jika ia tertimpa musibah, ia bersabar, karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut merupakan yang terbaik baginya.” (HR Muslim) Para ulama membagi kesabaran menjadi tiga. Pertama, kesabaran dalam ketaatan kepada Allah. Kedua, kesabaran dalam meninggalkan kemaksiatan. Ketiga, kesabaran dalam menghadapi ujian dan cobaan dari Allah.

Kesabaran merupakan anugerah Allah yang paling baik bagi seorang manusia. Hal ini disampaikan oleh Rasulullah, ”Dan tidaklah seseorang itu diberi sesuatu yang lebih baik dan lebih lapang daripada kesabaran.” (Muttafaqun Alaih).

Semoga kita bisa menjadikan kesabaran sebagai benteng kokoh menghadapi beratnya tantangan hidup. Dengan bersabar hanya ada dua pilihan, menjadi orang kaya yang bersukur atau orang fakir yang sabar. Sumber : www. republika.co.id /Rabu, 06 Februari 2008.

4 comments on “Hakikat Kesabaran

  • Assalamualaikum

    akhi tulisan ini bgs sekali di tengah keadaan umat Islam yang sedang terpuruk / alias dalam keadan fakir atw miskin atw sederhana semoga aj artikel ini bisa menjadi penghibur bagi mereka yang hidup sederhana

    Wassalamualaikum

  • asslm,
    kesabaran adalah modal utama bagi seorang muslim dalam menjali hidup.
    telah banyak ayat al QURAN yang menggandengakan antar kesabaran dengan solat.
    kesabaran juga merupakn faktor penentu bagiman seorang muslim bisa bersikap dalam menghadapi berbagai situasi dalam berbagai permasalahan yang dia hadapi.
    dengan kesabaran hidup akan menjadi lebih indah, tentram, dan damai.
    sesungguhnya batas kesabaran itu tidak ada, karena bats kesabaran adalah diman seseorang itu telah terputus dari kehidupan di dunia.
    memang tidak ada orang yang sempurna di dunia ini apalagi di zaman sekarang in
    sehingga sudah barang tentu tidak ada orang yang bisa mengaplikasikan bentuk kesabaran dengan sempurna
    tapi sebaggai seorang muslim yang memahami arti ajaran islam tentu dia akan bisa meminimalisir bentuk dari ketidaksempurnaan itu.
    artikel tersebut cukup bagus dan bermaanfaat
    “TERSELIP KEINDAHAN DALAM SABAR”
    ENEMYPS FOREVER

  • Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s

    %d blogger menyukai ini: